B-E-A-utiful

God: No matter how filthy something gets, you can always clean it right up.

Hei Morgan Freeman, kata-katamu menyejukkan dan terlihat mudah.

12:3 Tetapi jawab Yesus kepada mereka: “Tidakkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya lapar,
12:4 bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah dan bagaimana mereka makan roti sajian yang tidak boleh dimakan, baik olehnya maupun oleh mereka yang mengikutinya, kecuali oleh imam-imam?
12:5 Atau tidakkah kamu baca dalam kitab Taurat, bahwa pada hari-hari Sabat, imam-imam melanggar hukum Sabat di dalam Bait Allah, namun tidak bersalah? 12:6 Aku berkata kepadamu: Di sini ada yang melebihi Bait Allah.
12:7 Jika memang kamu mengerti maksud firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah.

Aku tidak ingin melakukan pembenaran menggunakan ayat-ayat karena itu bukan gayaku. Lagipula aku salah walaupun jujur tidak pernah terbersit atau dirancang. Aku tidak menjadi diriku saat itu. Aku minta maaf.

Bruce: B-E-A-utiful.

Ini tagline/slogan dari salah satu film kesukaanku sejak kelas 2 SMP. Film ini pun kulihat dari DVD pinjaman Uda.

  • Nanti dilanjutin, mau rapat… Episode 1 dulu kek drama korea
  • Aku minta maaf. Aku tetap berharap kita bisa berhubungan spesial kembali. Aku mencintaimu selamanya.

 

Advertisements

Bidadari

Bolehkah aku menepati janjiku sekali lagi ? Aku bukan penggoda ulung. Pertanyaanku dan kalimatku tepat seperti wawancara. Awal berbicara pun aku membuka dengan kebohongan besar, yakni bukan stalker.

Izinkan menulis nama. Aku melanggar permintaanmu 13.02.18

Hai kamu iya kamu. Kerap ku memanggil Nevelyn, sesekali Pinta, dan jarang namun pernah Ruth. Aku tak tahu apakah tulisan ini kamu baca. Lalu ? Aku hanya ingin mengurangi setitik rasa bersalahku.

Aku salah. Aku minta maaf.

Biasa aku berbicara menggunakan kutipan Aristoteles. Ternyata, bukan dia.

One day, Plato asked Socrates what love is.

Socrates said: “Go across this wheat field, pick up and bring back the best and finest wheat, but remember one thing, you cannot go back, and you only have one chance.”

Then Plato did so, but he came back with nothing after a long time.

Socrates asked him why? Plato answered: “I did saw the best and finest wheat when I walked through the field, but I was always thinking that maybe there would be some better ones ahead, so I gave it a miss; but as I moved on, there was nothing better than the one before, so in the end I came back with nothing.”

Socrates smiled and said that this is love. It can be the most beautiful thing that can happen to a person, but you don’t realise it’s worth until it’s gone.

Masih banyak pertanyaan sang murid kepada gurunya tentang pernikahan, kebahagiaan, kerakusan, dan kehidupan. Aku hanya tidak ingin seperti analogi itu.

Aku salah. Aku minta maaf.

Makan malam. Apa yang ada di benakmu ? Kadang kala setelah menelpon ataupun mengetik kepadamu, aku suka mengambil astor ataupun tango.  Berbeda bukan ? Tak sama dan tak konsisten. Mungkin juga aku dalam setiap diskusi kita.

Aku salah. Aku minta maaf.

Apakah kamu cantik ?

Panjang subuh memanggil, Dalam ide-ide yang terpanggil, Lebar variasi kata dan rasa. Tekstual. Kontekstual. Diskusi ini oleh kamu, aku, dan kita.

Hai bidadariku yang cantik,

Mungkin tak terlihat. Mungkin tak terasa. Rangkaian kata minta maaf sudah kutulis 3 kali. Simbol ? Seperti jumlah salahku di dunia nyata. Tak sama memang dengan tulisan ini. Tapi tetap, Mengecewakanmu.

Aku membosankan, menyebalkan, cemburu, mungkin kata yang tajam, tidak peka, dan lain-lain. Itulah yang sering kulemparkan dalam percakapan kita. Dengan imanmu, kasihmu, doamu, dan terlebih kata-kata mu, hariku indah. Aku pun berusaha lebih baik.

Sedikit guratan Goethe ini indah.

I shall feel all the happier when I see you again. I am always conscious of my nearness to you, your presence never leaves me. In you I have a measure for every woman, for everyone; in your love a measure for all that is to be. Not in the sense that the rest of the world seems obscure tome, on the contrary, your love makes it clear.

Mungkin kamu tak tahu. Mungkin aku tak sempat menyatakannya. Kata-kata yang kutuliskan dalam pikiranku berulang kali. Aku mencintaimu karena kamu membuatku berharga. Tapi aku tidak berbuat demikian kepadamu supaya merasa berharga. Aku tidak adil sejak dalam pikiranku.

Seorang terpelajar harus sudah berbuat adil sejak dalam pikiran apalagi dalam perbuatan.

Aku menunggumu. Tuhan jaga kita.
Terakhir untuk menguatkanku :
Kembalilah tenang, hai jiwaku, sebab TUHAN telah berbuat baik kepadamu. ūüôā

Field Trip CI: Kepompong Gendut

Tanggal 25 April 2013, para peserta CI melakukan ¬†field trip¬†ke sebuah¬†production house¬†yang terletak di Jl. Bali No. 7, Bandung. Ini adalah kali kedua dari mata kuliah yang saya ambil yang melakukan ‘kuliah lapangan’. Kami dibawa ke tempat Kepompong Gendut, sebuah production house¬†film-film indie Indonesia.

Pertama, Kami bertemu dengan Sammaria Simanjuntak. Sosok yang cukup tenar dalam sinema dan sutradara di Indonesia. Beliau menceritakan kisahnya ketika dia seorang lulusan arsitektur ITB, bekerja sebagai arsitek lalu mengundurkan diri, dan menemukan dirinya ternyata tertarik dalam bidang film dan sutradara. Ketertarikannya dan kerja kerasnya menghasilkan film cin(T)a pada tahun 2009.

cin(T)a

Mengutip dari situs GeekFest Bandung 2012, berikut deskripsi dari Kepompong Gendut:

PT Kepompong Gendut adalah sebuah perusahaan film amatir yang didirikan dengan cinta oleh Sammaria Simanjuntak pada tahun 2011. Film panjang pertamanya, Demi Ucok merupakan film Indonesia pertama yang didanai oleh massa dan akan rilis pada akhir 2012. Di sela-sela pembuatannya, PT Kepompong Gendut juga membuat beberapa film pendek seperti 7 Deadly Kisses (Berlinale 2012) dan Emit (Europe On Screen 2011).

Film Demi Ucok mengambil dana dengan cara yang WOW. Film ini didanai dari bantuan banyak orang. Pada akhirnya, karyanya ini masuk nominasi dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2012 dan meraih penghargaan juga di Piala Citra 2012.

Demi UcokQuote dari Sammaria Simanjuntak =
Jika ingin menciptakan sesuatu, kita harus mengetahui siapa target kita.

Silakan buka situsnya untuk informasi lebih lanjut.

referensi = http://andikamediputra.wordpress.com/2013/05/16/field-trip-ci/

Article Review: 45 Business Ideas We Loved in 2011

Artikel yang ingin dibahas kali ini adalah ide bisnis yang mempunyai prospek di 2011. Sudah lama ide ini disampaikan tetapi banyak pengetahuan yang bisa didapat. Saya hanya ingin membahas pekerjaan yang menarik bagi saya, yaitu:

  1. Personal social media consultant. Saat ini pekerjaan ternyata tidak lagi dicari menggunakan kertas aplikasi. Saat ini bisa menggunakan sosial media. Oleh karena itu, personal social media consultant membantu customer dalam memanfaatkan social media untuk menampakkan nilai jual bagi customer.
  2. Specialty foods provider. Ternyata industri makanan sudah berubah. Orang-orang di US lebih memilih makanan sesuai kebutuhan dan kesehatan. Hal ini menarik untuk dicoba di Indonesia.
  3. Personal concierge. Banyak orang¬† merasa kurang dengan waktu dibanding uang. Investasi untuk mengurus hal-hal yang ‘kecil’ kalau bisa dialihkan kepada orang lain dibandingkan harus menelantarkan pekerjaan yang menghasilkan uang lebih banyak. Pekerjaan ini menarik untuk dicoba.
  4. Taxy service. Mempunyai kendaraan pribadi adalah hal yang mewah. Ide taksi bisa digunakan untuk orang yang ingin berpindah tempat dengan murah.

Ide diatas hanya beberapa dari 45 ide bisnis pada tahun 2011. Penasaran dengan ide bisnis lainnya? Silahkan baca di link ini.

Terakhir, pekerjaan lapangan di luar negeri ternyata lebih mempunyai prospek. Apakah hal ini bisa dilakukan di Indonesia. Mungkin Anda tertarik untuk mencoba ?

Review The Blog #trendstop.com

Trendstop.com adalah fashion online dan pihak yang suka melakukan prediksi berbasis di London, terkenal secara internasional untuk analisis kecenderungan arah dan perkiraan. Klien memilih trendsop.com secara akurat memprediksi tren fashion dan gaya hidup dari musim ke musim, dan kemampuan untuk membantu klien dengan mudah melihat bagaimana tren dapat diterjemahkan ke dalam desain mereka sendiri dan kreasi.

trendstop 2

Jadi, hal yang mereka lakukan dan banggakan adalah

  • trend experience over a decade

  • influencer approach

  • comprehensive suite of trend services

  • the app

  • global reach

Berikut juga, acara-acara yang diadakan dan ditampilkan di situs:

UPCOMING EVENT
Spring/Summer 14 Color Briefing
MARCH 28, 2012 05:00 PM GMT

What We Offer

Trendstop.com offers a wide range of products and services to provide you with a clear understanding of the most relevant fashion and lifestyle trends that can help boost your product sales. Whether you are looking for an annual online trend service, hands on trends consultation, or even trends on the go, Trendstop has it covered.

Jika tertarik untuk bisnis atau mode, situs ini sangat baik dikunjungi dengan tampilan yang bagus dan informasi yang luar biasa.

Review The Blog #jwtintelligence.com/trendletters2/

Situs JWTIntelligence ini merupakan media yang menampung informasi secara banyak. Jadi, situs ini membanggakan dirinya dengan situs yang berisi informasi dengan inovasi terdepan dalam jumlah banyak secara konsisten. Situs ini mengubah pergesaran menjadi sebuah produk. Berikut kutipan tentang JWT,

JWT paling terkenal di dunia komunikasi bagi marketing. Berkantor pusat di New York, JWT adalah jaringan global dengan lebih dari 200 kantor di lebih dari 90 negara mempekerjakan hampir 10.000 profesional dalam pemasaran.

JWT 1

Dengan format seperti ‚Äėjurnal‚Äô bulanan dalam publikasi online dengan desain yang menarik, Anda dapat mencobanya.

Saya merekomendasikan situs ini jika Anda ingin mendapat pengetahuan terkait pergesaran kebudayaan di dunia dan inovasi yang dibuat oleh pihak profesional.
Syalom. Mauliate Godang.

Taraksa, Teater Epik Vol. 5

Kembali lagi ke acara yang harus dihadiri peserta kuliah Creativity and Innovation 2013. Kali ini saya menghadiri event Teater Epik Volume 5: Taraksa yang bertempat di Dago Tea House, Bandung. Saya menonton teater Taraksa ini pada tanggal 27 Februari 2013 kemarin. Saya bersama teman-teman IF dan STI yang mengambil CI, pergi bersama menuju Teater Tertutup Dago.

Boleh dihayati artikel saya ini, supaya tergambar kira-kira acaranya seperti apa.

Taraksa

Awalnya pertunjukkan dijadwalkan mulai pada pukul 19:00. Ternyata di luar teater sudah sangat ramai dan penuh oleh pengunjung yang menanti pintu teater dibuka. Ini beberapa foto yang saya dapatkan sebelum pertunjukan:

Suasana yang Ramai

Suasana yang Ramai

Berbagai souvenir Taraksa.

Berbagai souvenir Taraksa.

Stand Makanan

Para pemain Taraksa berinteraksi dengan pengunjung dengan gayanya masing-masing di luar teater sebelum pertunjukan.

Pemain Taraksa sebelum Pentas

Tidak lama akhirnya pintu teater terbuka dan kami segera menempati kursinya masing-masing. Terdapat tiga kelas dalam pertunjukan ini yaitu Ahimsa, Kaki Langit, dan Kerajaan Bulan dengan tarif yang berbeda serta pengalaman yang berbeda juga. Kebetulan kami menonton yang di Ahimsa.

Penggiat seni teater terdiri dari mahasiswa dan siswa sekolah yang ada di Bandung seperti ITB, UNPAR, ITENAS, UNISBA, UNPAD, UPI, IT Telkom, SMAN 1, SMAN 15, dan SMAN 19. Taraksa ini merupakan pementasan Teater Epik yang ke-6.

Saya melihat booklet yang diberikan dan mencari tahu seperti apa sih cerita Taraksa itu. Secara singkat ceritanya sebagai berikut: Taraksa merupakan seorang pria dari suku Ahimsa. Pada suatu ketika, Taraksa diajak berdansa oleh seorang wanita bernama Chiandra. Chiandra wanita yang cantik namun Taraksa menolak dansa dengannya, walau sejujurnya dia suka sama Chiandra. Tidak disangka-sangka, Chiandra ternyata menjadi kurban sukarela untuk Kerajaan Bulan lalu dia pergi. Taraksa pergi mencari Chiandra. Dalam perjalanannya, ia harus pergi melewati lapisan-lapisan langit dan mengambil pelajaran-pelajaran dari masing-masing lapisannya. Sayangnya, ketika Taraksa akhirnya melihat Chiandra, ia tidak bisa membawanya kembali.

Tirai dibuka dan pertunjukkan mengenai Taraksa dimulai. Kami tidak diperkenankan menggunakan alat elektronik apapun selama teater berjalan. Saya mengapresiasi dengan kostum yang mereka gunakan dan properti yang disiapkan selama pertunjukan berlangsung.  

Teater Epik vol. 5

Monster Besar

Yang paling menarik adalah monster yang sangat besar, bisa ditonton di video di bawah.

Sebelum mulai pertunjukan.

Suasana sebelum Pertunjukan.

Cerita Taraksa yang dikemas dengan cantik membuat penonton seakan-akan terhanyut dalam cerita. Beberapa kali pemain di Taraksa berlalu-lalang melewati kursi penonton dan sedikit berinteraksi dengan penonton dalam pertunjukan. Menurut saya hal itu cukup kreatif. Ketika berlangsung juga beberapa kali latar belakang cerita digambarkan dengan bantuan proyektor dan memancar ke atas, membuat penonton semakin terhanyut dalam cerita.

Aurora.

Aurora pada Langit-langit Gedung

Cerita berakhir. Sungguh ending yang menyedihkan. Berakhirlah pertunjukan Taraksa, Teater Epik Vol. 5 tersebut.  Berikut cuplikan video yang didapatkan:

referensi : http://andikamediputra.wordpress.com/2013/03/05/resume-taraksa/